Monkey Forest Ubud Bali terletak di Desa Padangtegal dengan lokasi yang strategis berada berdekatan dengan pusat kota Ubud membuat wisatawan bisa begitu mudah untuk mengakses tempat ini. Merupakan salah satu hutan kera yang dijadikan sebagai objek wisata di Bali.

Hutan monyet Ubud ini dikenal juga dengan nama Mandala Wisata Wenara Wana. Seperti namanya, tempat ini merupakan habitat yang secara khusus dibuat untuk tempat tinggal para monyet. Total terdapat sebanyak 340 ekor monyet yang tinggal di hutan ini. Pendirian cagar ini merupakan upaya masyarakat Hindu Bali untuk menjalankan prinsip agama mereka, yakni Tri Hata Karana. Yang merupakan tiga prinsip yang harus dijalani untuk bisa memperoleh kebahagiaan. Mereka berharap dengan menjadikan hutan kera ini sebagai lokasi untuk bisa menjaga harmonitas manusia dengan lingkungan.

Di tempat ini disediakan jalur untuk menuju tengah hutan ataupun pinggir sungai melalui jembatan kayu, sehingga akan memberikan petualangan wisata alam yang indah dan mengesankan. Dibuka mulai dari pukul 08.00–18.00 sehingga kita bisa maksimal menikmati keindahannya dengan suasana hutan pagi hari dengan iringan kicauan burung yang merdu.

Monkey Forest Ubud

Informasi Wisata Monkey Forest di Ubud Bali

Nama Tempat Wisata : Monkey Forest
Alamat Lengkap : Jl. Monkey Forest, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
Jarak Dari Denpasar : 23,7 km (53 menit)
Nomor Telepon : (0361) 971304
Jam Buka : 08.30 – 17.30
Harga Tiket Masuk : Dewasa: Rp 80,000/orang
Anak (3 – 12 tahun): Rp 60,000/anak.
Biaya Lainnya : Parkir kendaraan:

Jenis Kendaraan 1 Jam Pertama Tiap 1 Jam Berikutnya
Sepeda Motor Rp 2.000 Rp 1.000
Mobil Rp 5.000 Rp 2.000
Bus Kecil< 20 Seat Rp 10.000 Rp 5.000
Bus Sedang >20 Seat Rp 15.000 Rp 7.500
Transportasi Menuju Lokasi : Sewa mobil atau motor
Daya Tarik Wisata : Udara segar, pepohonan hijau yang menjulang tinggi.
Aktivitas Yang Bisa Dilakukan : Melihat kera dan memberi makan kera.
Waktu Berkunjung Terbaik : Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada jam 14:00. Karena hampir sebagian besar dari kera sudah kenyang, mendapatkan makanan dari pengelola. Hal ini membuat sifat agresif kera sedikit berkurang.
Perlengkapan Yang Perlu Dibawa : Kamera untuk foto-foto.
Tips Berkunjung :
  1. Taruhlah barang berharga di dalam tas, seperti anting-anting, selendang, kacamata ataupun handphone. Jika ingin foto-foto, selalu pegang erat kamera. Barang-barang tersebut akan menarik minat dari kera-kera untuk mengambil.
  2. Berjalanlah di jalan yang sudah disediakan, jangan berjalan melewati areal dari jalan yang sudah disediakan dan jangan menginjakan kaki anda di zona makan kera. Hal ini akan membuat kera-kera agresif, karena kera-kera mengira anda memasuki kawasan mereka.
  3. Jangan memukul atau menyakiti kera-kera, hal ini akan membuat kera-kera yang lain akan menyerang anda.
  4. Jangan memberi makan kera, karena makanan untuk kera sudah disediakan oleh pengelola.
  5. Kawasan ini adalah area bebas rokok dan wisatawan dilarang keras untuk merokok di area.
  6. Jangan berlari dan menatap mata kera jantan terus menerus.
  7. Selalu awasi anak-anak anda saat berada di dalam area.
Tempat Makan Terdekat : Maluku Contemporary Asian Cuisine, Garden Terrace Kitchen, Kismet Restaurant & Lounge, Cafe Wayan & Bakery, Japanese Diner Angkasa, Warung Semesta, Laka Leke Restaurant.
Tempat Wisata Terdekat : Puri Saren Ubud, Museum Puri Lukisan, Pasar Seni Ubud, Hidden Canyon Beji, Museum Arma, Museum Antonio Blanco.

Peta Lokasi Objek Wisata Monkey Forest di Ubud Gianyar Bali

Galeri Foto

  • Jembatan Patung Naga

    Jembatan Patung Naga di Monkey Forest Ubud
  • Pedagang Tradisional

    Pedagang Tradisional di Sekitar Monkey Fosrest Ubud

Berikan Komentar Sekaligus Beramal

Setiap komentar yang Anda berikan akan kami jadikan donasi Rp. 1.000 untuk anak-anak yatim piatu di Bali dan Lombok melalui Bali Caring Community (BCC).
BCC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 komentar