Nusa Penida, sebuah pulau di sebelah tenggara Bali, memang memiliki karakteristik yang cukup unik. Pulau ini dikelilingi oleh pantai-pantai yang indah, sebagian besar di antaranya didominasi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi. Seringkali, Anda harus berjuang cukup keras untuk mencapai tujuan wisata tertentu di Penida, salah satunya bila ke Diamond Beach. Pantai yang terletak di bagian timur Nusa Penida ini baru dibuka tahun 2018 dan langsung digandrungi para wisatawan. Paling menonjol dari tempat ini adalah akses tangga menuju pantai yang begitu dramatis. Untuk mencapai kawasan pantai ini, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari pelabuhan Banjar Nyuh yang merupakan pintu pulau ini. Sebelumnya, Anda dapat mengunakan speed boat rute Pelabuhan Sanur – Banjar Nyuh dengan tarif kurang lebih Rp 85.000 sampai Rp 125.000 sekali menyeberang.

Dapat dikatakan bahwa Pantai Diamond terletak di ujung paling timur Nusa Penida. Pantai ini berlokasi di sebelah pantai indah lainnya, yaitu Pantai Atuh dan objek wisata Bukit Molenteng. Secara administratif, Pantai Diamond terletak di Kecamatan Pantaiutan, Kabupaten Klungkung. Cara terbaik untuk mencapai Diamond Beach adalah dengan kendaraan pribadi. Anda dapat menyewa sepeda motor atau mobil di beberapa kota yang relatif lebih besar seperti Banjar Nyuh atau kota-kota lain. Tarif sewa sepeda motor di Nusa Penida biasanya sekitar Rp. 75.000 sampai Rp 80.000 selama 24 jam.

Anda dapat memarkir kendaraan Anda di tempat parkir yang ditentukan. Tiket masuk ke Diamond Beach sebesar Rp 10.000 per orang. Untuk pergi ke pantai, Anda harus menuruni tangga yang terlihat seperti tergantung di tebing karst. Tangga tersebut merupakan akses jalan yang dibangun oleh penduduk setempat dengan mengikis dinding tebing. Ada pegangan tangan yang terbuat dari tali yang akan memberikan keamanan untuk perjalanan Anda turun dan naik. Tangganya sendiri sepanjang 25 meter dan dapat ditempuh selama 10 menit. Saking dramatisnya, banyak wisatawan yang datang ke sini pasti mengambil foto di tangga ini.

Daya tarik Diamond Beach selain tangganya adalah pantai pasir putih bersih yang dikelilingi oleh tebing karst yang megah. Ada beberapa batu karst yang menjulang di atas permukaan laut. Bentuknya poligonal seperti piramida dan banyak orang melihatnya sebagai berlian, seperti namanya Diamond Beach. Daerah pantai tidak begitu besar sehingga Anda dapat menjelajahinya dengan mudah. Anda juga dapat mengunjungi beberapa gua kecil di area pantai, yang bisa digunakan untuk berteduh. Tidak seperti Pantai Atuh yang sudah dilengkapi payung untuk nyantai, warung dan toilet, Diamond Beach masih alami. Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini adalah di pagi hari karena lokasi pantai ditutup pada pukul 6 sore.

Diamond Beach

Informasi Wisata Diamond Beach Nusa Penida Bali

Nama Tempat Wisata : Diamond Beach Nusa Penida
Alamat Lengkap : Pejukutan, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali
Jarak Dari Denpasar :
43,8 km
Nomor Telepon : 0361 – 880361
Jam Buka : 06.00 – 18.00 WITA
Harga Tiket Masuk : Domestik
– Dewasa: Rp 10.000
– Anak-anak: Rp 10.000
Biaya Lainnya : Parkir kendaraan
Sepeda motor: Rp 2.000/motor
Mobil: Rp 5.000/mobil
Bus: Rp 10.000/bus
Transportasi Menuju Lokasi : Menyeberang dengan boat, sewa transport mobil/motor
Daya Tarik Wisata : – pantai yang masih alami
– pantai pasir putih bersih
– dikelilingi oleh tebing karst yang megah
– batu karst yang menjulang di atas permukaan laut berbentuk poligonal seperti piramida atau berlian
Aktivitas Yang Bisa Dilakukan : Jalan-jalan, foto-foto, duduk santai sambil menikmati pemandangan Sunset
Waktu Berkunjung Terbaik : pagi jam 06:00
Perlengkapan Yang Perlu Dibawa : Krim matahari
Tips Berkunjung :
Tempat Makan Terdekat :
Tempat Wisata Terdekat :
Lain-lain :

Peta Lokasi Objek Wisata Pura Tanah Lot di Tabanan Bali

Galeri Foto

Berikan Komentar Sekaligus Beramal

Setiap komentar yang Anda berikan akan kami jadikan donasi Rp. 1.000 untuk anak-anak yatim piatu di Bali dan Lombok melalui Bali Caring Community (BCC).
BCC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 komentar