Denpasar City Tour

Denpasar City Tour memberitahu Anda bahwa Bali tidak hanya tentang Kuta atau Seminyak. Ibu kota Denpasar juga menawarkan pemandangan menarik yang tidak boleh ketinggalan dilihat oleh pelancong. Banyak tempat di kota ini yang layak untuk dilihat, dari bangunan bersejarah seperti Monumen Bajra Sandi dan Museum Renon Bali, Museum Bali, Pasar Tradisional Badung, Pura Jagatnatha, situs wajib lainnya. Denpasar juga merupakan surga bagi semua pembeli yang mencari berbagai jenis kerajinan Bali, pakaian tradisional, tekstil, batik Bali, perhiasan, dan banyak barang dekoratif Bali dengan harga terbaik. Mulailah berkeliling dengan mobil kami yang nyaman dan sepenuhnya ber-AC, pengemudi handal, dan rencana perjalanan tepercaya yang akan menjadikan perjalanan Anda di Denpasar sesuatu yang menyenangkan.

  • Monumen Bajra Sandhi Renon

    Monumen Bajra Sandhi
  • Pura Jagatnatha

    Pura Jagatnatha
  • Museum Bali

    Museum Bali

Tour Itinerary

08:00: : Menjemput di hotel/villa
09.00: : Mengunjungi Monumen Bajra Sandhi Renon
10.00: : Mengunjungi Pasar Badung
11.00: : Mengunjungi Pura Jagatnatha
11.30: : Mengunjungi Museum Bali
12.30: : Makan siang
13.30: : Selesai Makan Siang dan Kembali ke hotel/villa
14.30: : Tiba di hotel/villa

Harga

  • IDR 400.000 / maksimum 6 orang
  • IDR 700.000 / maksimum 12 orang
  • IDR 1.000.000 / maksimum 15 orang

Harga Termasuk: Mobil + Bensin + Sopir + Air Mineral + Cold Towel

Catatan: Pemesanan Minimal 2 Orang

Monumen Bajra Sandhi Renon (Monumen Perjuangan Rakyat Bali)
Monumen Bajra Sandi terletak di daerah yang tenang di Renon, sebagai salah satu situs yang harus dikunjungi di Denpasar yang dikelilingi oleh tanaman hijau subur Renon yang biasa digunakan oleh penduduk setempat untuk berjalan santai di pagi atau sore hari. Dengan empat gerbang, monumen itu dibangun menerapkan prinsip-prinsip Tri Mandala, yang berarti tiga konsep bangunan Bali. Konsep pertama adalah Nista Mandala sebagai bagian luar, Madya Mandala sebagai bagian tengah, dan yang terakhir adalah Utama Mandala sebagai bagian utama. Di dalam bangunan utama para pengunjung akan menemukan taman mungil serta kolam yang memberikan latar belakang yang bagus untuk seluruh bangunan. Secara keseluruhan, mengunjungi Monumen Bajra Sandi benar-benar layak untuk diingat.

Pasar Badung (Pasar Tradisional Badung)
Sebagian besar wisatawan akan senang mengunjungi Pasar Tradisional Badung yang terletak di Jalan Gajah Mada, di jantung kota Denpasar. Sebagai pasar tradisional terbesar di Bali, tempat ini juga merupakan yang tertua di antara pusat perbelanjaan lainnya di ibu kota. Anda bisa berbelanja kapan saja, dari pagi-pagi sampai malam hari. Siapa pun akan menyukai harga yang ditawarkan oleh penjual setempat. Pasar Tradisional Badung menjual hampir semua kebutuhan lokal untuk harian mereka, termasuk barang upacara, pakaian, buah-buahan, sayuran, makanan, dan banyak lagi. Mengunjungi pasar ini, Anda akan melihat cara transaksi tradisional juga. Cukup menarik!

Pura Jagatnatha
Pura Jagatnatha adalah tempat suci bagi agama Hindu Bali yang berlokasi di Jalan Mayor Wisnu, yang dekat dengan Taman Puputan Badung. Arsitektur tradisional akan memikat semua pengunjung. Di tempat suci ini, penduduk setempat mengadakan kegiatan keagamaan, terutama selama Hari Raya Hindu misalnya upacara untuk setiap malam bulan purnama. Selain itu, setiap bulan para wisatawan dapat menikmati dua festival terkemuka yang merayakan bulan baru dan bulan penuh. Dalam acara-acara khusus ini, para wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan wayang kulit.

Museum Bali
Museum Bali diposisikan di sebelah Pura Jagatnatha di Jalan Mayor Wisnu. Selain terkenal sebagai museum, tempat ini juga objek terkemuka untuk studi ilmiah dan tempat penting untuk pameran untuk para Maestro Seni. Dibangun untuk pertama kalinya pada 08 Desember 1932. Ada empat bangunan utama, masing-masing bernama Gedung Timur, Gedung Buleleng, Gedung Karangasem, dan Gedung Tabanan. Semua bangunan pameran barang-barang kuno dan pra-sejarah yang berlimpah, teknologi tradisional Bali dan bahan tenunan tangan, produk seni seperti perhiasan, pakaian, ukiran, patung, dan banyak barang artistik lainnya. Anda dapat mengunjungi Museum Bali setiap hari kecuali selama liburan dari jam 8 pagi sampai 3 sore.

Berikan Komentar Sekaligus Beramal

Setiap komentar yang Anda berikan akan kami jadikan donasi Rp. 1.000 untuk anak-anak yatim piatu di Bali dan Lombok melalui Bali Caring Community (BCC).
BCC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 komentar